Monday, 21 November 2011
BERJUMPA MUSIM CINTA
Monday, 5 September 2011
Andai Pak Adam Malik Nge-Blog
"This is a blog walking" tulis si Joko yang orang Jawa Tengah, di shout box-nya si Ahmad
"salam kenal, awak from Brunei" si Ahmad juga nulis di blognya si Joko
--------
Di tempat yang lain
--------
"wow, nice site, nice blog" komen si Tina dari Thailand
"thanks for read it" jawab komen dari si Ujang yang orang Jawa Barat
ya ya ya, kisah di atas hanya fiktif belaka, kesamaan nama, tokoh, dan tempat hanya kebetulan belaka hohoho.. begitulah yang namanya dunia ngeblog (sok tahu saya ya hehehe..), kita dapat mengenal banyak orang, kita dapat membaca info dari orang lain, bahkan kita juga dapat berbagi info, tanpa batas tempat, usia, waktu, dan bangsa. bahkan samudra pasifik yang konon gede banget bisa disebrangi tanpa pesawat dan kapal, hohoho..
Yang ada dalam benak saya adalah bagaimana keadaan tahun 1967 ketika terjadi penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh 5 (lima) orang hebat wakil dari Indonesia, Malaysia, Philipina, Singapura dan Thailand. Saat itu jarak antar negara masih terasa, mungkin belum ada yang namanya nongkrong blogger, ato jejaring sosial seperti saat ini. Saya membayangkan, apakah saat itu Pak Adam Malik nge-blog kemudian terjalin hubungan dengan wakil negara ASEAN yang lain untuk janjian di Bangkok? ho3x tentu saja tidak.
Jadi, sungguh sangat mudah zaman sekarang ketika kita dapat menjalin hubungan lewat blog ini, menjalin persatuan antara negara-negara ASEAN lewat ASEAN BLOGGER. Sebaliknya, komunitas ASEAN BLOGGER juga dapat menjadi filter dan pengawas dari interaksi yang ada di kalangan blogger Indonesia dengan blogger di kawasan ASEAN sehingga blog bukan malah menjadi senjata makan tuan dan menjadi sarana perpecahan di antara masyarakat ASEAN.
Luar biasa kan? ketika nantinya semisal para pemimpin ASEAN memberi suatu instruksi, tapi ternyata seluruh rakyat (terutama ASEAN BLOGGER) sudah tahu dan sudah siap untuk melakukan instruksi itu? ya, itulah kelebihan blog, tanpa batas tempat, ruang dan waktu
Kerja sama yang sudah dijalin sejak 1967 ini semoga lebih mantap, lebih kompak, dan lebih intens terutama para pemuda dan blogger. Saya yakin, ASEAN BLOGGER bisa menjadi titik mula kemajuan ASEAN yang akan diwujudkan dalam Komunitas ASEAN 2015 yang meliputi tiga pilar yaitu Komunitas Politik dan Keamanan ASEAN (KPKA), Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN (KSBA). Mimpi kita bisa melebihi persatuan yang dimiliki oleh Uni Eropa. Mimpi yang tidak berlebihan untuk diwujudkan ^_^
Monday, 8 August 2011
شكل الفاكهة يشير إلى شكل العضو الذي تفيده

ذكرت الأبحاث المتخصصة في الجسم والغذاء أن كل فاكهة أو نبات أو خضرة يشير شكله إلى العضو الذي يفيده وإليكم بعض الأمثلة
- الجزرة مقطوعة بشكل عرضي تشبه عدسة العين و قد أثبتت الأبحاث أن الجزر مفيد جداً للنظر
- الطماطم الحمراءمقطوعة إلى شرائح لها أربع حجرات والقلب لونه أحمر وبه أربع حجرات: البطينين والأذينين
- عنقود العنب يشبه الشكل الخارجي للقلب وكل حبة عنب تشبه خلية دموية ولقد أظهرت الأبحاث الآن أن العنب مفيد للقلب والدم أيضاً
- الجوز يشبه جدا شكل الدماغ (المخ) بفصيه الأيمن والأيسر حتى التلافيف الموجودة بداخله و قد أكدت الأبحاث أن تناول الجوز يساهم في نمو الكثير من الخلايا العصبية التي تساعد في أداء المهام الدماغية
- الفاصوليا تشبه الكلى في شكلها وهي تساعد الكلى في أداء مهامها
- الكرفس يشبه شكل العظام وهو مفيد لها وتمثل نسبة الصوديوم فيها23 % وهي نفس النسبة الموجودةفي العظام
- الأفوكادو والباذنجان والكمثرى (الأجاص) جميعها تشبه الرحم و هي ضرورية لصحة رحم المرأة وتظهر الدراسات أن المرأة عندما تأكل حبة أفوكادو أسبوعياً فإن هذا يساعد على توازن هرمونات الرحم ويقلل الإصابة بسرطان عنق الرحم والعجيب في الذكر أن الأفوكادو تأخذ 9 أشهر لتنضج نضوجاً كاملاً
- الزيتون مفيد لصحة ووظيفة مبايض المرأة و هو يشبهها في الشكل
- البرتقال و الليمون والحمضيات تشبه الغدد التي تفرز الحليب في صدر المرأة وهي مهمةلصحة الثدي
- البصل يشبه خلايا الجسم وتظهر الأبحاث أن البصل يساعد في التخلص من فضلات الجسم ويجعل عيون الانسان تدمع فتنظف طبقات العين
- التين إنها فاكهة مليئة بالبذور، وتناولها مفيد للرجال فهي تزيد من أعداد النطف الذكرية، وتقلل نسبة الإصابة بالعقم
- البطاطا الحلوة تشبه البنكرياس في شكلها، وهي تساعد على توازن السكر في الدم
Written by: الاعجاز العلمي في الطب البديل من القرآن و السنة
Tuesday, 2 August 2011
Download Panduan PKM DIKTI 2011 Didanai 2012 (NEW)
Seperti biasa, setiap tahun selalu dikeluarkan pedoman PKM oleh DIKTI. Pada tahun ini ada sesuatu yang berbeda. mau tahu? cekidot download Panduan PKM DIKTI 2011 di sini atau di sana
Monday, 1 August 2011
Jangan Minum Teh Saat Sahur (???)
Ada berbagai legenda asal mula teh, namun yang terpopuler adalah legenda Kaisar Shen Nung dari provinsi Yunan-Cina pada tahun 2737 SM. Ketika sedang memasak air minumannya, dengan tidak sengaja sehelai daun yang berasal dari ranting kering yang dipakainya sebagai kayu bakar, terbang dan tercelup ke dalam ketel air. Air seduhan daun tersebut kemudian menghasilkan sebuah minuman baru yang beraroma khas yang hingga kini dikenal sebagi teh.
Teh merupakan hasil pengolahan pucuk daun muda tanaman teh (Camellia sinensis). Minum teh sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, mulai dari es teh, teh hangat, teh botol, teh celup sampai permen teh. Bahkan ketika makan di rumah makan, menu yang pasti selalu ada adalah es teh.
Walaupun demikian, perlu diketahui bahwa teh mengandung kafein, yang bersifat diuretik (membuat dehidrasi). Jadi, menurut terori, bila kita menkonsumsi teh saat sahur, dikhawatirkan akan membuat kita cepat mengalami haus saat berpuasa.
Walaupun demikian, baru-baru ini, sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa dengan minum 4-6 gelas teh setiap hari, khasiat yang didapat sama baiknya dengan meminum 1 liter air putih untuk menjaga tubuh dari kekurangan cairan atau dehidrasi. Penelitian juga tidak menemukan adanya efek buruk bagi kesehatan selama partisipan mengonsumsi teh.
Sebanyak 21 responden diminta untuk meminum 4 gelas teh berukuran 240 ml (sama dengan satu liter) dalam waktu 12 jam yang disajikan dalam keadaan hangat. Teh juga dicampur dengan 20 ml susu skim tanpa gula.
Penelitian diulangi lagi dengan menggunakan 6 gelas teh dan air putih berukuran sama (setara dengan 1,5 liter). Hasilnya, sampel darah responden yang mengonsumsi teh dan air putih yang diambil sebelum dan sesudah tes tidak ditemukan adanya perbedaan tingkat hidrasi. Penelitian ini sendiri telah dipublikasikan di British Journal of Nutrition. Bagaimana menurut kawan-kawan??
Sumber: dari situs keren di sini, sana, sono dan situ






